Bagus Wahyu Nugroho. 0610430009-43. PERUBAHAN SIFAT TANAH, PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SEBAGAI AKIBAT SUBSTITUSI PUPUK BUATAN (UREA) DENGAN KOMPOS BERBAHAN DASAR Crotalaria juncea L. DI PENANAMAN PADI (Oryza sativa L.) SRI (System of Rice Intensification) Dibawah Bimbingan: Didik Suprayogo dan Syahrul Kurniawan.

Pada saat ini, produksi tanaman padi cenderung datar atau tidak mengalami peningkatan produksi meskipun sudah diberikan pupuk secara berlebih. Untuk menjaga stabilitas produksi beras nasional  dengan tetap mengedepankan daya dukung lingkungan pertanian secara berlanjut,  berbagai inovasi dilakukan dalam budidaya padi sawah, salah satunya dengan metode SRI – (System Rice Intensification). SRI adalah sebuah metode untuk meningkatkan produktivitas budidaya padi sawah dengan mengubah pengelolaan tanaman, tanah, air dan nutrisi. Beberapa keuntungan aplikasi SRI adalah penurunan biaya bibit hingga 80-90%, penghematan air antara 25 sampai 50%. Pemanfaatan bahan organik dalam sistim SRI mempunyai peranan penting dalam menjaga keberlanjutan kesuburan tanah baik sifat fisika, kimia maupun biologi. Di dalam sistem padi sawah dijumpai banyak sekali tanaman yang berpotensi sebagai pupuk organik salah satunya Crotalaria juncea L.

Tanaman Crotalaria juncea L. merupakan sumber N, kadar C-organik tinggi, ramah lingkungan dan bebas dari biji -bijian/gulma. Pemberikan kompos tersebut mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, meningkatkan jumlah biota, memperbaiki struktur tanah yang berimbas pada porositas (ketersediaan air dan udara), sekaligus menambah kandungan bahan organik tanah. Tujuan penelitian adalah: Menguji pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk organik (kompos) Crotalaria juncea L. dalam meningkatkan ketersediaan, serapan N, pertumbuhan, produksi serta jelajah akar pada tanaman padi (Oryza sativa L.). Hipotesis penelitian adalah: Pemberian pupuk organik (kompos) Crotalaria juncea L. kombinasi urea dapat berperan memperbaiki sifat kimia tanah. Perbaikan sifat kimia tanah dari pemberian kombinasi kompos dan pupuk anorganik (urea) dapat meningkatkan respon tanaman mempengaruhi pertumbuhan, produksi serta jelajah akar tanaman padi (Oryza sativa L.).

Penelitian ini dilakukan di lahan penelitian Desa Gunting, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan. Analisa dasar tanah dilaksanakan di Laboratorium Fisika dan Kimia Jurusan Tanah Universitas Brawijaya. Waktu penelitian dilakukan mulai bulan November 2009 sampai dengan bulan Juni 2010. Metode penelitian yang digunakan ialah RAK (Rancangan Acak Kelompok) terdiri dari 5 perlakuan dosis kombinasi pupuk anorganik dan kompos dengan 3 ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini meliputi Kontrol (tanpa kompos + urea 100% (U100K0), kompos setara dengan pupuk urea 25% + urea 75% (U75K25), kompos setara dengan urea 50% + urea 50% (U50K50), kompos setara dengan pupuk urea 75% + urea 25% (U75K25) dan kompos setara dengan pupuk urea 100% (U0K100). Variabel yang diukur adalah sifat kimia tanah (N Total, Serapan N, KTK, C-organik, C/N) dan pertumbuhan tanaman (BKT, jumlah daun, luas daun, jumlah anakan, produksi, jelajah akar). Data yang diperoleh diuji secara statistik dengan uji BNT pada taraf 5%. Uji korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara parameter.

Hasil penelitian menunjukan pada perlakuan U0K100 memiliki nilai N tersedia, serapan N dan pertumbuhan termasuk jelajah akar tanaman padi tertinggi dibandingkan perlakuan yang lainnya. Serapan pada perlakuan U0K100 memiliki nilai tertinggi dibandingkan perlakuan yang lainnya sebesar 19,63 ppm. Peningkatan serapan N tertinggi adalah perlakuan U0K100 sebesar 4,89 %.

Kata kunci: kompos, Crotalaria juncea L., padi, SRI