RINGKASAN

Bagus Wahyu Nugroho – 0610430009. KAJIAN PEMBERIAN KOMPOS TANAMAN LEGUM (Crotalaria Juncea L.) DENGAN METODE PENANAMAN SRI (System of Rice Intensification) TERHADAP SERAPAN N DAN JANGKAUAN AKAR TANAMAN PADI (Oryza sativa L.). Dibawah bimbingan Ir. Didik Suprayogo, MSc, PhD dan Syahrul Kurniawan, SP, M.S.

 PENDAHULUAN

Ketergantungan manusia terhadap sumberdaya tanah terus meningkat. Hal ini menyebabkan tekanan penduduk terhadap lingkungan meningkat  tanpa memperhatikan  kemampuan tanah. Penggunaan pupuk anorganik yang berlebih untuk tanaman padi terjadi secara terus menerus dalam jumlah yang sangat besar. Padi merupakan komoditas strategis yang mendapat   prioritas penanganan dalam pembangunan pertanian. Berbagai usaha telah dilakukan dalam memacu peningkatan produksi sebagai bahan pangan pokok, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk, menyempitnya lahan subur akibat pembangunan pemukiman dan industri, maupun berkembangnya budidaya komoditas lainnya   (Anonymous, 1986).

Penurunan produksi tanaman padi dikarenakan keterbatasan kemampuan tanah untuk terus diolah dan dimanfaatkan terus menerus. Perlunya ada masa pengistirahatan tanah dari aktifitas petani untuk sementara. Selain itu penanaman tanaman legume yang dapat membantu penyediaan ketersediaan unsur hara terutaman N. Penanaman Crotalaria juncea L. (orok-orok) pada setiap habis panen padi, bertujuan untuk mengembalikan dan memperbaiki kesuburan tanahnya. Tanaman Crotalaria juncea L. di samping hasil biomasanya tinggi juga mempunyai kandungan N tinggi pula (3,01 % N), kadar C-Organik tinggi, ramah lingkungan (bebas mikroba patogen) dan bebas dari biji-bijian/gulma.

Pemberian bahan organik dapat secara langsung atau tidak langsung meningkatkan ketersediaan dan serapan N tanaman. Menurut Sarief (1985), fungsi bahan organik dalam tanah diantaranya menyediakan unsur N, P, K serta unsur-unsur mikro dan sebagai penyangga kation, sehingga unsur hara dalam tanah dapat dipertahankan.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menguji pengaruh pemberian pupuk organik (kompos) Crotalatia juncea L. dalam meningkatkan serapan N tanaman padi, (2) Menguji pengaruh pemberian pupuk organik (kompos) Crotalaria  juncea L. terhadap pertumbuhan dan jelajah akar tanaman padi. Hipotesis dari penelitian ini adalah (1) Pemberian pupuk pemberian pupuk organik (kompos) Crotalatia juncea L. meningkatkan serapan N tanaman padi, (2) Pemberian pupuk pemberian pupuk organik (kompos) Crotalaria  juncea L. dapat meningkatkan pertumbuhan dan jelajah akar tanaman padi. Manfaat penelitian ini diharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan pupuk organik dalam mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk anorganik guna mengembalikan fungsi tanah pada lahan sawah sehingga dapat memberikan arahan dan prospek pengembangan pertanian yang berkelanjutan, terutama meningkatkan serapan N tanaman dan jangkauan akar.

METODE PENELITIAN

Penelitian ini dilakukan di lahan PPK Sampoerna Analisa dasar tanah dilaksanakan di Laboratorium Fisika dan Kimia Jurusan Tanah Universitas Brawijaya. Analisa pengamatan tanah dan tanaman dilaksanakan di PPK Sampoerna. Waktu penelitian dilakukan mulai bulan November 2009 sampai dengan bulan Juni 2010

Tahap penelitian meliputi persiapan (perijinan, alat dan bahan), survey lahan, Pembuatan plot penelitian, penanaman Crotalaria juncea L., Pembuatan kompos Crotalaria juncea L., pengambilan contoh tanah, penanaman tanaman padi, pengamatan jangkauan akar, analisa laboratorium, pengolahan data dan penulisan laporan.

Metode penelitian ini menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) terdiri dari 5 perlakuan dosis dan 3 ulangan. Perlakuan pemberian kompos tanaman Crotalaria juncea L. pada masing-masing petak yang memiliki luas 25 m2 yang  telah disediakan  selengkapnya tersaji pada Tabel 1.

Tabel 1. Perlakuan

No Perlakuan Kode
1 Kontrol (tanpa kompos Crotalaria juncea L.) + Pupuk urea 100% SC K
2 Kompos Crotalaria juncea L. setara dengan pupuk urea 25% + Pupuk urea 75% SC A
3 Kompos Crotalaria juncea L. setara dengan pupuk urea 50% + Pupuk urea 50% SC B
4 Kompos Crotalaria juncea L. setara dengan pupuk urea 75% + Pupuk urea 25% SC C
5 Kompos Crotalaria juncea L. setara dengan pupuk urea 100% SC D

 

Contoh tanah diambil dari di lahan PPK Sampoerna, Pasuruan secara komposit pada kedalaman 0 – 20 cm (lapisan olah). Contoh tanah diambil 3 kali, yaitu pertama sebelum penanaman Crotalaria juncea L., kedua setelah panen tanaman Crotalaria juncea L., dan yang terakhir setelah pemanenan padi. Contoh tanah yang telah diambil dari lahan kemudian dikering udarakan serta dihaluskan dan diayak lolos ayakan 2 mm, kemudian dilakukan analisis dasar. Macam analisis dasar tanah dan metode yang digunakan disajikan pada tabel 2.

Tabel 2. Analisa Dasar

Kriteria Parameter yang diukur Metode Yang Digunakan Waktu Pengukuran
– Kondisi Tanah  

 

Total N (%)  

C-organik (%)

C/N Rasio

KTK (me 100 g-1)

pH

Kadar Air (%)

Tekstur

Kjeldahl  

Walkey and Black

C-organik/ N Total

NH4OAc 1N pH7

Elektroda

Gravimetrik

Hidrometer

Awal, 30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  percobaan  

Awal, 30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  percobaan

Awal, 30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  percobaan Awal, 30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  percobaan Awal, 30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  percobaan Awal, dan akhir  percobaan

Awal Percobaan

–      Kompos Crotalaria juncea L.  Total N (%)  

C-organik (%)

C/N Rasio

KTK (me 100 g-1)

pH

Kjeldahl  

Walkey and Black

C-organik/ N Total

NH4OAc 1N pH7

Elektroda

Awal Percobaan  

Awal Percobaan

Awal Percobaan

Awal Percobaan

Awal Percobaan

– Perkembangan akar padi Lrv (cm/cm3)  

Drv (gr/cm3)

Berat basah akar (gr)

Tennant  

Destruktif

Destruktif

Akhir  Percobaan (panen)  

Akhir  Percobaan (panen)

Akhir  Percobaan (panen)

–   Tanaman padi Kadar N  

Bobot kering (gr)

Jumlah anakan per rumpun (batang)

Jumlah daun per rumpun (helai)

Luas daun (m2)

Berat 1000 bulir padi (gr)

Kjeldahl  

Gravimetrik

Non destruktif

Non destruktif

Destruktif

Destruktif

30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  Percobaan  

30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  Percobaan

30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  Percobaan

30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  Percobaan

30 HST, 60 HST, 90 HST dan akhir  Percobaan

Akhir  Percobaan  (panen)

 

Untuk mengetahui pengaruh penambahan kompos Crotalaria juncea L. terhadap pertumbuhan tanaman padi terutama jangkauan akar dan serapan N dilakukan uji F, apabila perlakuan berpengaruh nyata (< 5%) kemudian dilakukan uji BNT pada taraf 5% untuk menguji beda rata-rata pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diamati. Untuk mengetahui keeratan hubungan antar variabel yang meliputi pengaruh penambahan kompos Crotalaria juncea L. terhadap pertumbuhan tanaman padi terutama jangkauan akar dan serapan N dilakukan dengan uji korelasi. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan pertumbuhan tanaman padi terutama jangkauan akar dan serapan N dilakukan dengan uji regresi.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Anonymous. 1986. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor.

Anonymous. 2002. Tropic sun, Sunn Hemp Crotalaria juncea L. http://www2.ctahr.hawaii.edu/sustainag/greenanures/tropicsunnhemp.asp. (Verified 28 September 2009)

Sarief, E. S. 1985. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.